Dzihniyyah, Calon “Penyangga Negara” Masa Depan

Desember 27, 2011

Dzihniyyah Asy SyahidahPerkenalkan, buah hati kami yang pertama, Dzihniyyah Asy-Syahidah. Lahir 23 Februari 2011, di sebuah RS di Surabaya.

Di usianya yang baru jalan 10 bulan, dia sudah mulai belajar berjalan. Termasuk cepat, memang.

Saat-saat ini, Dzihniyyah memang sangat-sangat menggemaskan.

Subhanallah, Maha Suci Allah. Berilah kami ilmu dan kesabaran dalam mendidik anak-anak kami. Semoga kelak mereka menjadi anak-anak yang shalih-shalehah.

Wassalam,
Usamah


Sudahlah…

Januari 4, 2010

Sudahlah, lupakan saja.  Masih banyak masalah dan harapan di masa depan. Jangan kau merasa dilukai dan melukai. Santai saja.

Tidur yang nyenyak, kemudian bangun, masalah pasti selesai. Titik!


Wisdom dari Timur

Juni 1, 2009

Oleh: Hamid Fahmy Zarkasi*

Ketika saya berkunjung ke perpustakaan Islamic Research Academy di Leicester Inggeris, foto copy disitu mendadak macet dan tidak ada yang nampak bisa memperbaiki. Tiba-tiba seorang yang berjanggut panjang dan berpakaian salwar gamis mencoba mengotak-atik mesin itu. Saya yakin dari logat Inggeris nya dia orang Pakistan atau India. Banyak yang antri foto copy waktu itu. Semua setengah kesal dan tidak sabar. Dan ….akhirnya dengan mudah mesin itu berfungsi kembali.

Kisahnya sederhana dan tidak penting. Yang penting apa yang dikatakanya kemudian. Sambil tersenyum dia berkata: ”You see ! wisdom always come from the East”. Lho ! apa hubungannya? Kami diam sejenak, tapi kemudian ketawa renyah. Rasanya kami sedang memperolok-olok teknologi Barat. Teknologi itu kecil !! Tidak apa-apanya dibanding wisdom dari Timur. Tapi, itu hanya olok-olok.

Makna Timur atau “orient” dapat dipahami hanya dalam konteks Barat “occident”. Ini bukan klasifikasi geografis dan nama dua mata angin. Tidak jelas siapa yang memulai mengolok-olok “kamu orang Timur!! kamu orang Barat!!”. Yang pasti orientalisme mendahului occidentalisme. Kini siapa yang disebut “orang Timur” dan “orang Barat” sudah jelas. Timur, kata Edward Said, adalah masyarakat dan bahkan spirit yang menakutkan Barat. (Orientalism, hal.1-2).
Baca entri selengkapnya »


Wolfram|Alpha, Solusi mengerjakan tugas matematika :P

Mei 16, 2009

wolframalfa
Hmm…..bagi mahasiswa, situs ini akan menjadi solusi cukup baik (terbaik?) dalam mengerjakan tugas. Tinggal masukan rumus, akan diberikan jawaban per langkah, sebagaimana kita diharuskan menjawab soal2 ujian jaman kuliah dulu.

Jadi, tidak perlu pagi2 datang ke kampus untuk minjem hasil pengerjaan PR teman :D ..cukup ke warnet, buka situs ini http://www.wolframalpha.com/..tidak sampai hitungan menit, hasil akan didapatkan. :D

Contoh di persoalan yang saya coba adalah soal waktu dapat mat kul matematika 5.

Selamat mencoba!

Salam,
Usamah


Qoute Tentang Cinta dari RSW

Januari 31, 2009

Sejenak balik ke habitat..blog walking ke planet.terasi.net, kemudian mampir dan membaca manies di blog na pendiri ilmukomputer.com…..nemu postingan ini.

Ini cuplikannya:

Cinta Sempurna adalah suatu proses panjang, hasil dari cinta kasih dua manusia yang terjalin dalam suatu hubungan yang sah. Cinta Sempurna bukanlah cinta pada pandangan pertama, karena itu mungkin hanya suatu gairah atau ketergila-gilaan, istilahnya Slater. Cinta Sempurna juga bukan cinta lokasi, cinta monyet, cinta jadi-jadian, cinta karena fisik atau cinta karena harta dan tahta. Cinta Sempurna adalah hasil suatu perdjoeangan panjang. Hasil dari kekuatan kita untuk menyelesaikan masalah perbedaan, memahami kekurangan dan kelebihan, merekatkan hati dan komitmen untuk tetap ada di jalanNya.


Antara Carter, Ulil dan Lutfi

Januari 21, 2009

Oleh: Amran Nasution *

Sejak perang di Gaza memasuki pekan kedua, kian jelas Israel akan mengulang apa yang dialaminya dengan Hizbullah di Lebanon pada 2006: kegagalan. Pendapat seperti itu, antara lain, bisa dibaca dari tulisan Jackson Diehl, wartawan The Washington Post.

Dalam sebuah artikel berjudul Hard Lesson for Israel (Pelajaran pahit bagi Israel) di korannya 9 Januari lalu, Diehl menulis bahwa tujuan serangan Israel adalah mengurangi kemampuan militer Hamas secara substansial, dan kemudian memaksa Hamas menyetujui gencatan senjata dengan berbagai keuntungan buat Israel.

Ternyata Hamas bisa bertahan. Walau kecil, korban di pihak Israel sudah jatuh. Lebih dari itu Israel dikecam dunia karena serangannya mengakibatkan jatuhnya banyak korban sipil – seperti wanita dan anak-anak — yang tersiar ke seluruh dunia melalui layar televisi. Citra negeri Yahudi itu hancur-hancuran.
Baca entri selengkapnya »


Jodoh di Tangan Tuhan, tapi……

Januari 19, 2009

Jodoh di tangan Tuhan, tapi jika tidak diambil akan selamanya berada di tangan Tuhan atau bahkan diambil orang lain :) . Ini anekdot basbang kali, ya?
Baca entri selengkapnya »


Dualisme

Desember 28, 2008
Descrate Mind and Body

Descrate Mind and Body

“Najwa Shihab punya prinsip sendiri tentang jilbab. Bagi dia, hati “berjibab” lebih baik daripada sekadar jilbab kepala.”

Maher moh.soleh ” Dalam film Indecent Proposal, ada dialog dua sejoli yang mengatakan “I slept with him, but my heart is with you!“.

Mungkin akibat ajaran dualisme pula pak kyai menjadi salah tingkah dan berkata “Hati saya di Mekkah, tapi otak saya di chicago”.

kekacauan berfikir inilah yang kemudian melahirkan istilah penjahat yang santun, koruptor yang dermawan, atheis yang baik, pelacur yang berhati bening, dan seterusnya.

Dualisme akhirnya bisa menjadi perselingkuhan intelektual. Hatinya berdzikir pada Tuhan, tapi pikiran melayang ke atas awan…

Inspired by Mr. Hamid on Epilog Jurnal Islamia

Ilustrasi ambil di Sini


The Real Holocaust!

Desember 28, 2008

Holocaust Part 2

Holocaust Part 2


Wounded girl

Wounded girl


Mayat bergelimpangan warga palestina

Mayat bergelimpangan warga palestina

Lagi dan lagi, mayat

Lagi dan lagi, mayat

Oh Masjid ku

Oh Masjid ku

hmmmm

hmmmm

Perlawanan?

Perlawanan?

Batu Versus Granat

Batu Versus Granat


korban...

korban...


korban

korban


MIDEAST ISRAEL PALESTINIANS GAZA
PALESTINIANS-ISRAEL/APTOPIX MIDEAST ISRAEL PALESTINIANS GAZA

Yakin lah teman-teman, semua orang akan mengecam! ya, mengecam! Tanpa aksi balasan!! Semua orang hanya ngomong…….

Ah sudah lah……

Gambar di ambil di


Aku Gay?

Desember 22, 2008

Chatting sama teman kuliah dulu yang lagi jadi programmer java di Jakarta. Menghasilkan kesimpulan yang rada memerihatinkan. Ketika saya kabarkan saya sedang proses merajut perkenalan dengan seseorang(wanita) untuk dijadikan istri, InsyaAllah(PeDe amit).

wes normal ta kowe?“, “wedhok atau lanang?” “be’e sik pancet hombreng” itu lah sederet pernyataannya dari si teman. Gila! Aku jadi mikir, jangan-jangan teman-teman pada nganggap aku gay, ya? Asal tahu saja, saya tidak pernah bergandengan tangan, bersms mesra, nonton bioskop bareng dengan lawan jenis ataupun sesama jenis. Berduaan dengan lawan jenis, di kelas,perpus atau kantin. Diriku jauh sekali dengan urusan jagat asmara . Itu kah yang mengundang kecurigaan dari teman-taman bahwa aku Gay?

Pertanyaannya adalah: kenapa saya gak pacaran? Terus terang, bukannya aku gak punya perasaan sama cewek atau apalah, tapi emang perasaan rendah diri akut telah merasuk ke dalam sel darah merah ku sehingga mempengaruhi system tubuh ini untuk melirik atau mengungkapan “cinta” kepada gadis sangat susah untuk dilakukan.

Alasan kedua adalah karena saya nganggap berpacaran itu hanya basa-basi untuk memuaskan nafsu belaka. Dan lagi yang paling mendasar mengapa saya TIDAK BERANI berpacaran karena saya menganggap hidup saya akan gagal jika saya berpacaran. Itu yang ada di benak saya. Gay kah saya?

Dan yang harus teman-teman ketahui adalah: Cinta itu tumbuh ketika telah menikah, karena di situ kita belajar menerima segala kekurangan di samping kelebihannya. Dan di situ terjadi dialektika antara dua insan yang berbeda karakter,keinginan,kebiasaan dan lain sebagainya menjadi satu kesatuan se-iya se-kata. Kesabaran kedua belah pihak akan diuji di bawah ikatan pernikahan.

Satu hal yang harus menjadi catatan teman-teman : benarkah hubungan relasi berlainan jenis sebelum menikah itu cinta atau sekedar “cinta”?

Tulisan ini tidak bermaksud defense apalagi offense, just coretan!

Wassalam
Usamah


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.