Beranda » agama » Aku Gay?

Aku Gay?

Start here

Chatting sama teman kuliah dulu yang lagi jadi programmer java di Jakarta. Menghasilkan kesimpulan yang rada memerihatinkan. Ketika saya kabarkan saya sedang proses merajut perkenalan dengan seseorang(wanita) untuk dijadikan istri, InsyaAllah(PeDe amit).

wes normal ta kowe?“, “wedhok atau lanang?” “be’e sik pancet hombreng” itu lah sederet pernyataannya dari si teman. Gila! Aku jadi mikir, jangan-jangan teman-teman pada nganggap aku gay, ya? Asal tahu saja, saya tidak pernah bergandengan tangan, bersms mesra, nonton bioskop bareng dengan lawan jenis ataupun sesama jenis. Berduaan dengan lawan jenis, di kelas,perpus atau kantin. Diriku jauh sekali dengan urusan jagat asmara . Itu kah yang mengundang kecurigaan dari teman-taman bahwa aku Gay?

Pertanyaannya adalah: kenapa saya gak pacaran? Terus terang, bukannya aku gak punya perasaan sama cewek atau apalah, tapi emang perasaan rendah diri akut telah merasuk ke dalam sel darah merah ku sehingga mempengaruhi system tubuh ini untuk melirik atau mengungkapan “cinta” kepada gadis sangat susah untuk dilakukan.

Alasan kedua adalah karena saya nganggap berpacaran itu hanya basa-basi untuk memuaskan nafsu belaka. Dan lagi yang paling mendasar mengapa saya TIDAK BERANI berpacaran karena saya menganggap hidup saya akan gagal jika saya berpacaran. Itu yang ada di benak saya. Gay kah saya?

Dan yang harus teman-teman ketahui adalah: Cinta itu tumbuh ketika telah menikah, karena di situ kita belajar menerima segala kekurangan di samping kelebihannya. Dan di situ terjadi dialektika antara dua insan yang berbeda karakter,keinginan,kebiasaan dan lain sebagainya menjadi satu kesatuan se-iya se-kata. Kesabaran kedua belah pihak akan diuji di bawah ikatan pernikahan.

Satu hal yang harus menjadi catatan teman-teman : benarkah hubungan relasi berlainan jenis sebelum menikah itu cinta atau sekedar “cinta”?

Tulisan ini tidak bermaksud defense apalagi offense, just coretan!

Wassalam
Usamah

Iklan

8 Komentar

  1. wyd berkata:

    kalau kamu bukan gay, cuek aja apa kata orang. jangan2 kamu ganteng banget sehingga cowok2 lain itu lagi ‘usaha’? lagian, jika pun iya, itu bukan urusan mereka toh? kamu sebagai pria dewasa yang harus bertanggungjawab atas tindakan dan keputusanmu menjalani hidup

  2. arto9001 berkata:

    Sebagian coretan atau pernyataan anda saya setuju sebagian mirip seperti yang saya alami, Kalau umur kira-kira mendekati 25 tahun ya menikah lah, untuk membuktikan anda mengikuti sunah Rosul dan anda tidak seperti yang orang tuduhkan. apa yang orang katakan itu jadikan cambuk untuk memperbaiki diri. misal cara berdandan, bahasa tubuh, suara dan teman bergaul harus kembali di lihat lagi mungkin dari sanalah orang berkomentar, jadi ayo perbaiki lagi mungkin masih ada yang terlewat.

    • usamah berkata:

      Thanks atas commentnya..kalau dandan,teman bergaul, bahasa tubuh,suara tidak ada masalah. Mirip bencong pun tidak, kok bisa ada yang berfikir aku gay…aneh aja.

  3. Bagaskoro berkata:

    Kalo menurut gue, lo bukan gay, tapi lo FREAK.

    • usamah berkata:

      hahahaha. Terimakasih atas sanjungannya. Btw, jika Anda tersinggung dengan artikel ini, sudi lah kiranya memberikan saya receh 😛

  4. Ryan davisto berkata:

    Kalo ganteng kan,biasa bnyk yg ngelirik gk cewek tp jg cowok iya kan?

  5. oen berkata:

    selamat berkreasi, salam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: